1. Apa pengertian pendidikan penjas adaptif menurut anda?
2.Apa kesulitan yang
dihadapi pada saat mengajar penjas adaptif?
3. Bagaimana cara membangkitkan semangat anak atau peserta
didik belajar pada saat mengajar penjas adaptif?
4. Apakah anak-anak berkebutuhan khusus di tuntut untuk
berprestasi??
5. Materi apa yang bisa diajarkan kepada anak-anak
berkebutuhan khusus padasaat mengajarkan pembelajaran penjas adaptif?
Jawaban:
1. Pendidikan jasmani adaptif adalah pendidikan jasmani yang
diberikan kepada anak-anak yang memiliki kekurangan fisik atau biasa kita kenal
dengan anak-anak berkebutuhan khusus.
2. Kesulitan dalam memberikan materi atau mengajar penjas
adaptif adalah yang paling utama itu adalah kesulitan dalam bahasa, sebagai
contoh: apabila kita mengajar anak penderita tuna rungu padasaat pembelajaran
berlangsung kita harus menggunakan bahasa isyarat.
3. Untuk membangkitkan motivasi belajar anak-anak
berkebutuhan khusus padasaat pembelajaran kita bisa memberikan hadiah padasaat
kegiatan pembelajaran berlangsung.
4. Di Indonesia mengharapkan dengan adanya pendidikan penjas
adaptif ini agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat beraktivitas sama dengan
anak-anak yang normal,dapat berperestasi, serta anak-anak berkebutuhan khusus
dapat memiliki keahlian untuk diutamakan sebagai kemampuan yang ada didalam
setiap anak berkebutuhan khusus tersebut.
5. Materi yang dapat di ajarkan, kita dapat mengajarkan
pembelajaran seperti: Sepak Bola, Naik Turun Tangga, Joging, serta masih banyak
lagi materi pembelajaran yang dapat kita ajarkan.
Pendidikan Jasmani Adaptif adalah
sebuah program yang bersifat individual yang meliputi fisik/jasmani, kebugaran
gerak, pola dan ketrampilan gerak dasar, ketrampilan-ketrampilan dalam
aktivitas air, menari, permainan lahraga baik individu maupun beregu yang
didesain untuk penyandang cacat. (Dr. Yudy Hendrayana)
Olahraga adaptif adalah olahraga yang dirancang secara khusus untuk individu
yang memiliki kemampuan terbatas dengan menggunakan peralatan yang
dimodifikasi. (Dr. Yudy Hendrayana)
Pendidikan Jasmani Adaptif dan Olahraga Adaptif menurut saya adalah
penggabungan antara pendidikan dan olahraga dalam sebuah program yang
dimodifikasi meliputi fisik/jasmani dengan menggunakan peralatan modifikasi
yang dirancang khusus untuk individu yang berkebutuhan khusus.
Tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif :
Menolong siswa mengoreksi kondisi yang dapat diperbaiki
Membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi
apapun yang memperburuk keadaanya melalui pendidikan jasmani tertentu.
Memberikan kesempatan pada siswa untuk mempelajari dan
berpartisipasi dalam berbagai jenis olahraga dan aktivitas jasmani,
diwaktu luang yang bersifat rekreasi.
Menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani
dan mentalnya.
Membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan
apresiasi terhadap mekanika tubuh yang baik.
Menolong siswa memahami dan menghargai jenis olahraga
yang dapat diminatinya sebagai penonton.(Arma Abdoellah,1996)
Pengajar : Raden Ilham Rahmat Hidayat
Mahasiswa di : UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
Prodi : PJKR ( Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi )
Nama Murid : Alya
Penderita : Tuna Rungu
Sekolah : SLB Negeri Karawang
Vidio diatas adalah hasil Observasi dari Materi ke 1 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.
MATERI PEMBELAJARAN : Lari Zig - zag
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai (corn / Corong yang terbuat dari kertas Jilid / karton)
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.
3. Murid
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.
Nama Murid : Alya
Penderita : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 2 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung
pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at
dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu.
Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan
otot padasaat vidio ini di ambil.
MATERI PEMBELAJARAN : Melompat Dengan Dua Kaki
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai ( Rintangan untuk melompat dibuat dari kardus )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.
3. Murid
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
KESIMPULAN:
Berdasarkan
perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi
dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses
pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.
Nama Murid : Alya
Penderita : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 3 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung
pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at
dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu.
Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan
otot padasaat vidio ini di ambil.
MATERI PEMBELAJARAN : Melempar dan Menangkap
bola
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai, mudah didapat dan aman ( Bola dari pelastik )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.
3. Murid
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
KESIMPULAN:
Berdasarkan
perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi
dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses
pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.
Nama Murid : Alya
Penderita : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 4 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung
pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at
dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu.
Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan
otot padasaat vidio ini di ambil.
MATERI PEMBELAJARAN : Gerakan Keseimbangan ( Statis dan Dinamis )
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai ( Rintangan Menggunakan Kardus )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.
3. Murid
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
KESIMPULAN:
Berdasarkan
perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi
dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses
pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.
Nama Murid : Alya
Penderita : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 5 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung
pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at
dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu.
Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan
otot padasaat vidio ini di ambil.
MATERI PEMBELAJARAN : Gerakan Pasing atau Mengoper
dalam sepak bola
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai, mudah didapat dan aman ( Bola dari pelastik )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.
3. Murid
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
KESIMPULAN:
Berdasarkan
perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi
dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses
pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.
Rencana Observasi.
Pembuatan Vidio ini ( Rencana Penyampaian Materi) : 13 April 2014
Waktu Permintaan izin : Sabtu 5 April 2014
Waktu Pelaksanaan : Jum'at 11 April 2014
Tempat : SLB Negeri Karawang
Alamat : Desa Cengkong Kec.Purwasari Kab.Karawang
Pada
saat Observasi Mengajar di SLB Negeri Karawang saya akan menyampaikan 5
materi pembelajaran berdasarkan Setandar Kopetensi yang ada di SLB
tersebut. berhubung sekolah SLB tersebut terbirang cukup baru dan siswa
dan siswinya baru ada tingkatan SD saja, maka materi pembelajaran
penjas yang akan saya ajarkan adalah materi-materi gerakan-gerakan
dasar. Materi-materinya adalah sebagai berikut.
( Materi 1 Lari Zig - zag )
Vidio di atas adalah rencana materi 1 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.
( Materi 2 Melompat Dengan 2 kaki )
Vidio di atas adalah rencana materi 2 pembelajaran penjas adaptif
yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil
berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.
( Materi ke 3 Melempar dan Menangkap Bola )
Vidio di atas adalah rencana materi 3 pembelajaran penjas adaptif
yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil
berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.
( Materi ke 4 Gerakan Keseimbangan Statis dan Dinamis )
Vidio di atas adalah rencana materi 4 pembelajaran penjas adaptif
yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil
berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.
( Materi Ke 5 Pasing atau Mengoper dalam sepak bola )
Vidio di atas adalah rencana materi 5 pembelajaran penjas adaptif
yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil
berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.
1.Komunikasi menggunakan bahasa
Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan
gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.2. Siswa
memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.3. Siswa
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
2
Lompat dengan dua kaki
1.Komunikasi menggunakan bahasa
Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan
gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.2. Siswa
memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.3. Siswa
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
3
Lempar dan tangkap bola
1.Komunikasi menggunakan bahasa
Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan
gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.2. Siswa memiliki kepekaan,
keharmonisan,dan kehalusan gerak.3. Siswa
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
4
Gerakan Keseimbangan :- Keseimbangan Stastis- Keseimbangan Dinamis
1.Komunikasi menggunakan bahasa
Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan
gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.2. Siswa
memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.3. Siswa
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
5
Gerakan pasing atau mengoper dalam
sepak bola
1.Komunikasi menggunakan bahasa
Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan
gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.2. Siswa
memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.3. Siswa
mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
Rencana Observasi.
Pembuatan Vidio 1 ( Rencana Penyampaian Materi) : 8 April 2014
Waktu Permintaan izin : Sabtu 5 April 2014
Waktu Pelaksanaan : Jum'at 11 April 2014
Tempat : SLB Negeri Karawang
Alamat : Desa Cengkong Kec.Purwasari Kab.Karawang
Pada saat Observasi Mengajar di SLB Negeri Karawang saya akan menyampaikan 5 materi pembelajaran berdasarkan Setandar Kopetensi yang ada di SLB tersebut. berhubung sekolah SLB tersebut terbirang cukup baru dan siswa dan siswinya baru ada tingkatan SD saja, maka materi pembelajaran penjas yang akan saya ajarkan adalah materi-materi gerakan-gerakan dasar. Materi-materinya adalah sebagai berikut.