Minggu, 13 April 2014

PENGERTIAN PENDIDIKAN PENJAS ADAPTIF

PENGERTIAN PENDIDIKAN PENJAS ADAPTIF
Pendidikan Jasmani Adaptif adalah sebuah program yang bersifat individual yang meliputi fisik/jasmani, kebugaran gerak, pola dan ketrampilan gerak dasar, ketrampilan-ketrampilan dalam aktivitas air, menari, permainan lahraga baik individu maupun beregu yang didesain untuk penyandang cacat. (Dr. Yudy Hendrayana)

Olahraga adaptif adalah olahraga yang dirancang secara khusus untuk individu yang memiliki kemampuan terbatas dengan menggunakan peralatan yang dimodifikasi. (Dr. Yudy Hendrayana)

Pendidikan Jasmani Adaptif dan Olahraga Adaptif menurut saya adalah penggabungan antara pendidikan dan olahraga dalam sebuah program yang dimodifikasi meliputi fisik/jasmani dengan menggunakan peralatan modifikasi yang dirancang khusus untuk individu yang berkebutuhan khusus.

Tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif :
  1. Menolong siswa mengoreksi kondisi yang dapat diperbaiki
  2. Membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi apapun yang memperburuk keadaanya melalui pendidikan jasmani tertentu.
  3. Memberikan kesempatan pada siswa untuk mempelajari dan berpartisipasi dalam berbagai jenis olahraga dan aktivitas jasmani, diwaktu luang yang bersifat rekreasi.
  4. Menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
  5. Membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan apresiasi terhadap mekanika tubuh yang baik.
  6. Menolong siswa memahami dan menghargai jenis olahraga yang dapat diminatinya sebagai penonton.(Arma Abdoellah,1996)

Vidio Hasil Observasi Mengajar SLB Negeri Karawang



Pengajar        : Raden Ilham Rahmat Hidayat
Mahasiswa di : UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
Prodi              : PJKR ( Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi )
Nama Murid  : Alya
Penderita       : Tuna Rungu
Sekolah         : SLB Negeri Karawang




Vidio diatas adalah hasil Observasi dari Materi ke 1 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.

MATERI PEMBELAJARAN : Lari Zig - zag
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai (corn / Corong yang terbuat dari kertas Jilid / karton)
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.                    
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.  
3. Murid mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
 KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.



Nama Murid  : Alya
Penderita       : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 2 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.

MATERI PEMBELAJARAN : Melompat Dengan Dua Kaki
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai ( Rintangan untuk melompat dibuat dari kardus )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.                    
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.  
3. Murid mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
 KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.



Nama Murid  : Alya
Penderita       : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 3 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.

MATERI PEMBELAJARAN : Melempar dan Menangkap bola
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai, mudah didapat dan aman ( Bola dari pelastik )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.                    
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.  
3. Murid mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
 KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.



Nama Murid  : Alya
Penderita       : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 4 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.

MATERI PEMBELAJARAN : Gerakan Keseimbangan ( Statis dan Dinamis )
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai ( Rintangan Menggunakan Kardus )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.                    
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.  
3. Murid mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
 KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.


Nama Murid  : Alya
Penderita       : Tuna Rungu
Dalam vidio tersebut adalah hasil Observasi dari Materi ke 5 yang saya ajarkan di SLB Negeri Karawang.
Berhubung pembelajaran olah raga di SLB Negeri karawang diadakan pada hari jum'at dan pada hari jum'at tersebut melakukan senam bersama terlebih dahulu. Jadi dalam vidio tersebut tidak ada gerakan pemanasan atau peregangan otot padasaat vidio ini di ambil.

MATERI PEMBELAJARAN : Gerakan Pasing atau Mengoper dalam sepak bola
PROSES PEMBELAJARAN :
- Pembelajaran dilakukan di lapangan
- Pembelajaran menggunakan alat yang di modivisai, mudah didapat dan aman ( Bola dari pelastik )
- Komunikasi padasaat pembelajaran menggunakan bahasa isyarat
PENCAPAIAN :
1. Murid mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang saya ajarkan.                    
2. Murid memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.  
3. Murid mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
 KESIMPULAN:
Berdasarkan perencanaan yang telah direncanakan sebelum kegiatan observasi dilaksanakan dan dengan di lihat dari hasil observasi maka proses pembelajaran tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.

Vidio 5 rencana Observasi Pembelajaranan SLB Negeri karawang


Rencana Observasi.
Pembuatan Vidio ini ( Rencana Penyampaian Materi) : 13 April 2014
Waktu Permintaan izin : Sabtu 5 April 2014
Waktu Pelaksanaan     :  Jum'at 11 April 2014
Tempat                       : SLB Negeri Karawang
Alamat                        : Desa Cengkong Kec.Purwasari Kab.Karawang
Pada saat Observasi Mengajar di SLB Negeri Karawang saya akan menyampaikan 5 materi pembelajaran berdasarkan Setandar Kopetensi yang ada di SLB tersebut. berhubung sekolah SLB tersebut terbirang cukup baru dan siswa dan siswinya baru ada tingkatan SD saja, maka materi pembelajaran  penjas yang akan saya ajarkan adalah materi-materi gerakan-gerakan dasar. Materi-materinya adalah sebagai berikut.


( Materi 1 Lari Zig - zag )
Vidio di atas adalah rencana materi 1 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.



( Materi 2 Melompat Dengan 2 kaki )
Vidio di atas adalah rencana materi 2 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.



( Materi ke 3 Melempar dan Menangkap Bola )

Vidio di atas adalah rencana materi 3 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.




 ( Materi ke 4 Gerakan Keseimbangan Statis dan Dinamis )

Vidio di atas adalah rencana materi 4 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.



 ( Materi Ke 5 Pasing atau Mengoper dalam sepak bola )
Vidio di atas adalah rencana materi 5 pembelajaran penjas adaptif yang akan saya ajarkan di SLB Negeri Karawang. Materi tersebut di ambil berdasarkan kuriculum yang ada di SLB tersebut.
Materi pembelajaran tersebut untuk di ajarkan kepada Murid SLB tingkat SD khususnya untuk penderita tuna rungu.

Rencana Observasi materi Pembelajaran SLB Negeri Karawang

No
Materi
Proses
Pencapaian
1
Lari Zig-zag
1.Komunikasi menggunakan bahasa Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.                                     2. Siswa memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.                                           3. Siswa mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
2
Lompat dengan dua kaki
1.Komunikasi menggunakan bahasa Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.                                   2. Siswa memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.                                            3. Siswa mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
3
Lempar dan tangkap bola
1.Komunikasi menggunakan bahasa Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.                                   2. Siswa memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.                                           3. Siswa mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
4
Gerakan Keseimbangan :   - Keseimbangan Stastis      - Keseimbangan Dinamis
1.Komunikasi menggunakan bahasa Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.                                   2. Siswa memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.                                            3. Siswa mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.
5
Gerakan pasing atau mengoper dalam sepak bola
1.Komunikasi menggunakan bahasa Isyarat. 2.Mencontohkan gerakan yang akan di lakukan terlebih dahulu.
1. Siswa dan Siswi mampu melakukan gerakan tubuh sesuai dengan apa yang di contohkan.                                   2. Siswa memiliki kepekaan, keharmonisan,dan kehalusan gerak.                                           3. Siswa mampu menggunakan alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran.

Senin, 07 April 2014

Observasi ke 2 Mengajar SLB Negeri Karawang




Rencana Observasi.
Pembuatan Vidio 1 ( Rencana Penyampaian Materi) : 8 April 2014
Waktu Permintaan izin : Sabtu 5 April 2014
Waktu Pelaksanaan     :  Jum'at 11 April 2014
Tempat                       : SLB Negeri Karawang
Alamat                        : Desa Cengkong Kec.Purwasari Kab.Karawang
Pada saat Observasi Mengajar di SLB Negeri Karawang saya akan menyampaikan 5 materi pembelajaran berdasarkan Setandar Kopetensi yang ada di SLB tersebut. berhubung sekolah SLB tersebut terbirang cukup baru dan siswa dan siswinya baru ada tingkatan SD saja, maka materi pembelajaran  penjas yang akan saya ajarkan adalah materi-materi gerakan-gerakan dasar. Materi-materinya adalah sebagai berikut.

Jumat, 04 April 2014

Observasi ke 1 SLB Negeri Karawang



Tugas Pendidikan Jasmani Adaptif
Observasi SLB Negri Karawang



Disusun Oleh:


Kelas : 6C
Raden Ilham Ramat Hidayat
Asep Saepudin
Ovi Nopianti
Restu Fawzy Idris
Dede Maulana Yusup
Asep Firdaus
Sarja Wiguna
Sukaryan
Suhardi
Tri Nugroho



FAKULTAS KEGURUN dan ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG



Perencananaan

1.  Pelaksanaan                       : Selasa 18 Maret 2014
2.  Tempat                               : SLB Negeri Karawang
3.  Alamat                               : Desa Cengkong Kec.Purwasari Kab.Karawang
4. Pembuatan surat izin          : Jum’at 14 Maret 2014
5. Tujuan Observasi                :
·         Untuk mengetahui definisi dan karakteristik dari anak tunarungu.
·          Untuk mengetahui perbedaan sekolah reguler dengan sekolah khusus bagi anak tunarungu.
·          Untuk mengetahui proses pembelajaran yang dilaksanakan bagi anak tunarungu.
Metode Pencarian Data
1.     Wawancara
2.     Pengamatan
3.     Mengambil Foto & Video

TENTANG NARASUMBER
Nama                          : Yeti Kurniati
Riwayat Pendidikan    : D3 IKIP, S1 UPI (PLB), S2 UPI (PKKH)
Status                          : Menikah
Jumlah Anak                : 3
Asal Kota                     : Bandung
Jabatan                        : Kepala Sekolah SLB Negeri Karawang
Lama Menjabat          : Januari 2013

SUSUNAN PERTANYAAN
1. Jelaskan secara singkat apa yang melatar belakangi didirikannya SLB?
2.  Apa tujuan dan harapan didirikannya SLB?
3.  Sudah berapa lama didirikannya SLB?
4.  Apakah SLB di sini di kualifikasikan/ di kelompokan  kekurangan anak yang dimiliki? Contoh: tunarungu dengan tuna rungu?
5.  Apa perbedaan sekolah Reguler dan SLB?
6.  Bagaimana proses pembelajaran Khususnya bagi anak tunarungu?
7.  Bagaimana cara berkomunikasi pada saat pembelajaran?
8.  SLB di sini ada berapa kelas dan tingkatannya apa saja?
9.  Ada berapa jumlah murid yg ada di sini?
10. Bagaimana karakteristik anak tunarungu dari segi fisik, segi bahasa, sosial  emosional.?
 Jawaban Berdasarkan Hasil Wawancara Pada Rekaman :
1. Latar belakang  didirikannya SLB:
·        Karena Jumlah SLB di karawang belum berkembang cuma ada 2 dari 30 kecamatan yang ada di karawang,harusnya di setiap kecamatan ada 1 SLB.
2.  Tujuan  dan Harapan didirikannya SLB:
·        Agar anak-anak ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) bisa mandiri
·        Agar anak-anak ABK tidak menjadi bahan olok-olokan masyarakat
·        Agar anak-anak ABK bisa sekolah sama seperti anak-anak yang lain
·        Agar anak-anak ABK bisa Berkembang
3. SLB Negeri Karawang ini didirikan  pada tahun 2012 dan operasional dimulai Juni 2013.
4.  ya, sudah pasti di kelompokan sesuai kekurangan anak-anaknya. Anak yang tunarungu dengan yang tunarungu dan yang lainnya juga sama.
Karena Jenis-jenis anak-anak ABK ada bermacam-macam:
·        Tuna Rungu
·        Tuna Grahita
·        Tuna Daksa
·        Autis
·        Tuna Netra
·        Hiper Aktip
5.  Perbedaan sekolah Umum dan SLB adalah:
·        Murid yang diajarkan tidak bisa langsung duduk dan masuk kelas
·        Tidak bisa langsung masuk  ke materi
·        Murid di SLB dalam 1 kelas jumlah Max 5 murid
·        Belum bisa langsung tatap muka dengan guru
·        Dari segi Kurikulum menggunakan kurikulum khusus yang mengacu pada kurikulum nasional serta sudah di modifikasi sesuai kebutuhan.
6.  Proses pembelajaran bagi anak tunarungu:
·        Sama pada umumnya tapi banyak di modifikasi
·        Tidak terbatas oleh dinding tembok bisa di kelas maupun di luar kelas
·        Metode pembelajaran individual dan layanannya individual
7.   Dari segi komunikasi pada saat pembelajaran :
·        Menggunakan bahasa isyarat
·        Baca bibir
8.  Di SLB terdiri dari 6 kelas,kalau di SLB bukan kelas tetapi rombel 14. Tingkatan pendidikan disini 1 atap dari SD,SMP dan SMA.
9.  Jumlah murid yang ada di SLB ini ada 40 siswa SD semua  
10. Karakteristik anak penderita tunarungu dari segi
·        Fisi                                          : Normal
·        Bahasa                                   : Menggunakan bahasa isyarat
·        Sosial dan emosional         : Masih labil dan harus dikendalikan emosinya.

Denah Bangunan SLB Negeri Karawang












































Kesulitan Pada saat Observasi

1.            Kekompakan antara anggota Kelompok
2.            Jarak lokasi observasi terlalu jauh
3.            Pembuatan surat izin terlalu lama
4.            Pada saat pelaksanaan observasi tidak bisa semua anggota bisa ikut
5.            Sulitnya kendaraan untuk ke lokasi (menggunakan kendaraan pribadi)
6.            Dalam pembuatan laporan hanya sedikit anggota yang memberi masukan dan pendapat.
7.            Anggota yang kerja orangnya itu-itu saja

Macam-Macam Data Yang Di Buat

1. Makalah
2. Rekaman Suara dan Vidio (Terlampir)
3. Pawer Point
4. Foto (Terlampir)



















Foto Pada Saat Observasi